Daging kelelawar halal atau haram ? temukan di sini

Posted on

Daging kelelawar halal atau haram – pertanyaan yang sangat bagus sekali buat Anda dan kita semua sebagai kaum muslim yang sangat ketat sekali dengan yang namanya sumber makanan yang akan kita makan. Banyak sekali kuliner kelelawar yang telah di jajakan di banyak kota dan bahkan daging kelelawar ini banyak sekali yang menggemarinya, akan tetapi dari mereka banyak yang bertanya apakah daging kelelawar itu halal atau haram ? berikut ulasan lengkapnya.

Di dalam aturan islam sendiri telah mengatakan dengan jelas ” ada hewan yang halal di makan dan ada yang haram di makan ” dan dari berbagai hewan tersebut yang memiliki taring di masukan ke bagian hewan haram. Dari sini kita bisa melihat dengan jelas hewan kelelawar ini, hewan satu ini memiliki taring di dalam giginya dan hal ini sudah cukup jelas kalau daging kelelawar ini haram untuk di makan.

Daging kelelawar halal atau haram

Daging kelelawar halal atau haram – Akan tetapi di dalam alqur’an sendiri tidak di sebutkan secara mendetail akan haram nya daging kelelawar ini tersebut, hanya saa menyebutkan jika hewan yang bertaring maka di masukan ke dalam hewan yang haram untuk di makan. Namun, di sini masih ada sedikit kelonggaran untuk mereka yang ingin menjadikanya sebagai obat. maka di sini di perbolehkan untuk keperluan obat dan porsi di sini harus sesuai porsi untuk obat ( tidak berlebihan )

Sedangkan jika digunakan untuk obat maka perlu dipahami bahwa ada perbedaan pendapat (khilafiyah) di kalangan ulama mengenai hukum berobat (at-tadaawi/al-mudaawah) dengan benda najis dan haram. Termasuk dalam hal ini berobat dengan benda haram (kelelawar dan yang lainnya). Mengenai hukum berobat (at-tadaawi/al-mudaawah) dengan benda haram, ada ulama yang mengharamkannya, seperti Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Dosebutkan dalam hadits Rasulullah saw:

Daging kelelawar halal atau haram “Sesungguhnya Allah tidak menjadikan obat bagimu pada apa-apa yang diharamkankan Allah atasmu”. (HR. Bukhari dan Baihaqi). Dalam hadits yang lain, Rasulullah saw bersabda pula, “Sesungguhnya Allah SWT menurunkan penyakit dan obat, dan menjadikan setiap penyakit ada obatnya. Hendaklah kalian berobat, dan janganlah kalian berobat dengan sesuatu yang haram”. (HR. Abu Dawud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *